Kamis, 23 April 2020

Bukan Lagi-

Bukan lagi kamu yang aku keluh kesahkan, tapi ini tentang masa depanku
Ingkar dunia seakan membuatku redam, mengalah dan kalah
Aku rindu mengingatmu, tapi aku lebih bahagia tanpa kamu, bukan-
Tanpa adanya kita, lagi
Tapi rasanya aku ingin meledak membawa semua emosi pergi
Lalu tinggal dan biarkan kenangan hangus begitu saja, tanpa kamu- lagi-
Sedangkan hati ini, lelah dipermainkan waktu
Kadang cinta tidak perlu dipertahankan, bahkan harus dihilangkan
Terlalu cinta bisa membuat kau benci!
Yang aku rasakan bukan membencimu, tapi membenci hatiku-
Hati yang entah bagaimana tetap positif mengalir ke namamu
Sedangkan, kita tak mungkin dan tak akan pernah bisa bersama untuk memiliki satu sama lain
Hilanglah bersama asa, aku tak akan mencarimu

Biar hidup kita lain- tidak tahu menahu satu sama lain, sendiri, satu

02 Nopember 2016, Pukul 15:45 WIB
Tebet, Jakarta
 
(Hanya Post Ulang)

Senin, 06 April 2020

Review Drakor Terius Behind Me

Sebelumnya gue mohon maaf kalao review dari gue agak lumayan, biasa aja hehe karna ini juga iseng nulis sih, ngisi waktu.

Drakor Terius behind me kalau ga salah keluar tahun 2018, dan gue baru nonton di awal tahun 2020, gue bukan sebenernya bukan yang fanatik banget ke drakor cuma kalau misalkan liat trailer nya terus bagus, biasanya gue lanjut nonton drakor nya sampai selesai.

Jadi review dari gue untuk TBM (Terius Behind Me) itu bener bener buat gue suka. Soalnya disini, banyak teka teki nya (sebenernya drakor Korea memang agak sulit ditebak karena endingnya ga tau akan kemana haha). Film ini berisi tentang agent (ya kira kira mata mata suatu negara) yang identitasnya disembunyikan, biasanya dia pake identitas orang lain (entah itu dibuat-buat atau juga pakai data rakyat yang sudah meninggal) disini gue juga kurang paham sih, hehe

Terus film ini juga rekomendasi banget karena mengajarkan banyak hal, termasuk mendidik anak anak dan menyayangi anak anak, serta lingkungan keluarga juga sangat berpengaruh terhadap segalanya, kayak tetangga2 gitu

Di film ini, juga ada adegan dimana virus Corona sudah ada, dan memang virus ini ciptaan dari 'orang' yang memaksakan agar negara dapat membeli vaksin dari 'orang ini' sempet kaget kenapa ada virus Corona di film tahun 2018 dan akhirnya gue googling, ternyata virus Corona itu ya ada berbagai macam, dan termasuk covid19 ini

Film ini juga mengajarkan bahwa ada loh orang jahat yang 'terpaksa jahat' karena dibawah tekanan. Kayak manager pemilik 'Internasional Bag' yang akhirnya di akhir cerita dia jadi apa adanya dia, jadi orang biasa aja dan baik hatiii

Satu lagi, film ini juga mengajarkan bahwa cinta itu ga bisa di paksakan. Sebaik apapun kita terhadap orang yang kita cintai, tapi jika orang itu tidak mencintai kita itu susah.. (Kayak si Terius dan manager Kings'Bag)

Sekian aja ya review kali ini dari gue, semoga bermanfaat, mohon maaf karena banyak kekurangan dalam penulisan. Terima kasih banyak!

Jodoh itu benar benar Ada

Awalnya gue pikir, gue cuma manusia yang bakalan terus stuck disuatu tempat tanpa ada kepastian.
Waktu umur gue 23 tahun, gue masih main sana sini sama temen temen gue, dan tanpa pernah mikirin hal kayak jodoh, pernikahan atau apapun itu.
Tapi pada saat gue mulai jenuh dengan keadaan, keadaan yang menurut gue gitu gitu aja bahkan kebanyakan ngumpulin dosa daripada pahala, gue merasa benar benar bodoh.
Kenapa hidup gue tiba tiba jadi 'sok' agamis, sebenarnya bukan 'sok' tapi perasaan bersalah itu terus ada dipikiran gue, perasaan bersalah kalau gue lakuin dan punya dosa, bapak gue juga bakalan kena nanti di akhirat.

Dulu, pas gue masih kecil, guru ngaji gue ada tiga orang. Pertama bapak gue, kalo libur ngaji diluar gue bakalan ngaji sama bapak gue dirumah. Kedua guru ngaji di sekolah siang (jadi sekolah agama ini gue ambil sepulang sekolah dasar)  dan yang ketiga guru ngaji malam, biasanya abis sholat maghrib gue mulainya.
Jadi adalah, rasa sedih kalau gue akhir akhirnya bikin dosa juga padahal gue tau itu salah.

Semenjak itu, setiap selesai sholat. Doa gue yang pertama adalah minta Jodoh sama Tuhan. Intinya gue minta Jodoh sama Tuhan, agar gue bisa jadi lebih baik. Meminta kepada Tuhan jodoh yang lebih tau agama daripada gue, biar gue bisa dibimbing. Biar gue lebih terarah.

Singkat cerita, di umur gue 24 tahun, Jodoh gue datang tanpa basa basi. Dalam perkenalan 4 bulan kita langsung lamaran dan 6 bulan kemudian Menikah. Jodoh gue adalah temen kakak kandung gue. Yang ternyata selama ini kenal sama gue. Hahahaha. Nanti dilanjut lagi ceritanya.

Post pertama gue ditahun 2020 setelah lama banget ga post disini.

Tips Menabung Emas (top rekomendasi Pegadaian Digital)

Hi, masih bingung bagaimana caranya untuk memulai menabung Emas? Berikut beberapa tips untuk kamu yang ingin memulai menabung Emas ya: ...