Rasanya nggak adil banget kan kalo gue terus yang harus ngalah? tapi mau bagaimana, orang gue yang cinta :D
banyak hal yang nggak adil disini, tapi itu menurut gue bukan menurut Tuhan, karena gue juga yakin kalo Tuhan itu maha adil, maha segala-galanya. mungkin yang orang lain butuhin lebih dari gue, makanya Tuhan kasih kesempatan buat mereka untuk terus ada di atas, jiaaaah :D
Terkadang lelah juga untuk terus berjuang, tapi kalo bukan gue? siapa lagi?
gue mencintai mereka lebih dari gue mencintai diri sendiri.
Iya, mereka kedua orang tua gue.
Mereka yang selalu memberi gue sejuta semangat yang menggebu. mereka yang selalu mendukung gue, mereka yang selalu ada untuk gue disaat gue sedang ada dipuncak... entah apa itu namanya, tetapi hal itu membuat gue menangis. Hidup itu lucu. Iya sangat lucu, gue seakan berdiri sendiri, terkadang gue ingin kembali saja, menjadi gadis biasa yang tidak perlu mengejar mimpi. menjadi gadis yang hanya menunggu untuk di jemput seorang pangeran misalnya. Tapi itu terlalu sulit.
banyak sekali yang ingin gue gapai, tentu saja untuk kebahagiaan orang tua gue dan juga keluarga. mereka adalah segalanya.
But, Hidup adalah hidup.
Jumat, 27 Februari 2015
Rabu, 25 Februari 2015
I hate everything about you, why do i love you?
you are amazing just the way you are. you and i are far from being perfect, but we're perfect together.
Selasa, 24 Februari 2015
Ini terlalu cepat
Aku tidak
ingin merasakannya terlebih dahulu, aku sudah beberapa kali mencoba tapi tetap
akan seperti ini. Aku ingin hidup dengan duniaku, aku ingin bahagia dengan
pilihanku, bukan karena orang lain lagi. Aku ingin bebas meski itu sulit.
Aku ingin
lari, agar orang tidak mencari, aku ingin menangis dikala aku bahagia dan aku
ingin tersenyum ketika hati sudah mulai menangis. Sulit memang, tapi terkadang
itu diperlukan.
Sudah,
jangan paksa aku untuk mencintai siapa-siapa, karena perasaan itu tidak bisa
dibuat-buat, perasaan itu tidak bisa dipaksa, karena pada dasarnya perasaan itu
dari hati, dan hati tidak bisa di bohongi.
Aku egois,
iya mungkin itu terlihat, tapi sungguh aku hanya ingin menjadi diriku. Entah untuk
apa, tapi aku merasakan kelegaan yang begitu dalamnya saat ini, karena aku
terbiasa sendiri dan ingin terus sendiri sampai entah kapan nanti waktunya.
Aku ingin
menerima diriku seutuhnya, aku tidak ingin menentangnya lagi, aku akan mencoba
terus memahami apa yang aku mau dan apa yang aku butuhkan. Bukan lagi
pemaksaan.
Miss you,
Ai..
Kau lebih dari Puisi
Cinta di
antara kita mulai tumbuh lagi dan aku yakin banyak yang tersakiti, karna
waktupun ikut merasakannya. Aku sudah lelah untuk membiarkan diriku tidak
berjalan dijalanku, dan aku sangat lelah untuk menjadi orang lain..
Kamu adalah
satu-satunya kata yang sangat indah, yang tercipta dari segi bahasa dan ribuan
kosa kata. Itupun saja terkadang kamu mengeluh sendu tentang hidupmu yang
menurutku sangat indah.
Buatku,
kamu adalah sosok yang terpenting. Biarkan berjalan seperti ini, karena aku
tau, aku dan kamu tidak akan pernah menjadi kita J
You are my
everything, Baby.
Nice
Skripsi dear,
Ai..
Separuh kasih tak berujung..
Rasanya ada
di antara getir waktu, bukan aku bila tidak menyakiti. Maaf seribu maaf,
mungkin saja tidak sanggup menggantikan air mata yang tengah mengalir
dipipimu.. sungguh, aku merasa takut untuk maju, dan aku akan gila jika harus mundur..
Aku juga
pernah merasakan hal yang sama sepertimu, bahkan mungkin lebih perih karena aku
sedang tengah cinta-cintanya, karena hanya dia yang dapat membuatku ingat akan
penampilan dan senyuman. Itupun, aku ingin mati saja tapi jangan karena Tuhan
tidak mengijinkanku pulang terlebih dahulu.
Ingat
cinta, ingat kata-kata Ibu. Sebuah doa yang terus menerus aku ucapkan untuk
dianya aku yang tidak pernah menghiraukan aku, terkadang dikabulkan. Dia kembali,
dan menyakiti lalu pergi.
Aku terkadang
muak, tapi rasa sayang ini lebih besar dari rasa muak ku, rasa cinta ini tidak
begitu rumit. Hanya saja dia tidak pernah mengerti, lalu kini dia kembali.
Aku dengan
sadar menerimanya, bukan karena merasa kasihan tapi karena cinta.
Terkadang aku
juga merasa lelah dibeginikan, tapi untuk apa bertahan jika kini hanya sisa
kenangan? Lalu untuk apa masih mencintai bila akhirnya aku diduakan juga?
Jangan begini,
biarkan waktu yang menjawab, karena bagimu status tidak diperlukan. Karena bagimu,
selalu ada kata ‘terputus’ diantara sebuah status.
Dan kini,
aku mengimbangimu, karena cinta ini akan terus ada dan mengalir, entah sampai kapan. I need you.
with Love,
Ai..
Langganan:
Postingan (Atom)
Omaygod
Hai, aku baru ingat password. Yeayyy
-
Hai, aku baru ingat password. Yeayyy
-
Hi, masih bingung bagaimana caranya untuk memulai menabung Emas? Berikut beberapa tips untuk kamu yang ingin memulai menabung Emas ya: ...
-
Iya, aku memang masih mencintaimu, sama persis seperti dulu, Seperti saat pertama kita bertemu. Lalu kau mengkhianatiku dengan berganti wani...


